Tips Merawat Anak Kunci

Para pembaca yang budiman tentu tidak asing lagi dengan benda yang satu ini, hampir setiap hari kita berhubungan dengan kunci rumah, setiap kita akan meninggalkan rumah atau pada malam hari kita pasti menggukanannya untuk mengunci pintu rumah.

Keberadaan kunci ini sangat penting karena dapat melindungi rumah dari gangguan yang berasal dari luar. beberapa masalah yang sering timbul pada kunci rumah adalah: berkarat, selek atau dol, patah, dan hilang. Agar kunci rumah kita dapat berfungsi dengan baik, tahan lama, dan tidak hilang maka harus dilakukan perawatan yang benar.

Di bawah ini Saya jelaskan beberapa tips merawat kunci rumah yang diambil berdasarkan pengalaman pribadi sehari-hari saat menggunakan kunci pintu rumah. Mudah-mudahan pengalaman Saya ini dapat berguna untuk para pembaca semua.

Tips merawat anak kunci

  • Saat pertama kali membeli kunci untuk pintu rumah biasanya kita akan diberi tiga buah anak kunci yang sama dan merupakan satu paket saat pembelian, untuk mencegah agar ketiga kunci tidak hilang maka simpanlah ketiga kunci tersebut secara terpisah, misalnya kunci pertama dipegang oleh kepala rumah tangga, kunci kedua dipegang oleh ibu, sedangkan kunci yang ketiga di disimpan di suatu tempat dan jangan dipakai dulu. Kunci yang ketiga ini berfungsi sebagai cadangan bila kedua anak kunci yang lain sudah rusak atau hilang.
  • Buatlah gantungan khusus untuk menyimpan kunci di dinding tembok bagian dalam rumah, hal ini berguna untuk memudahkan saat akan digunakan, usahakan peletakannya mudah dilihat tapi tidak dapat dijangkau oleh anak-anank.
  • Pasanglah selot dari dalam rumah untuk setiap pintu, selot ini berguna untuk mengunci pintu saat kita sedang berada di dalam, jika kita sedang berada di rumah gunakanlah selot tersebut untuk mengunci pintu dari dalam, (sekarang sudah tersedia kotak/daun pintu yang sudah terpasang dengan selot dalam tempat yang tidak terpisahkan), jadi kita tidak perlu menggunakan anak kunci saat berada di dalam rumah.dengan cara ini maka kunci kita akan awet karena lebih jarang digunakan.
  • Agar satu kunci tidak tertukar dengan kunci lainnya maka berilah nama pada setiap gantungan kunci , (misalnya:kunci ruang tamu, kunci dapur, kunci kamar mamah papah). Dengan cara ini maka diharapkan kita tidak akan keliru lagi memasukkan anak kunci ke lubang kunci.
  •  Berilah gantungan pada setiap anak kunci dengan ukuran sedang untuk memudahkan dalam pemggunaan, jangan mengunakan gantungan kunci yang terlalu besar karena akan mempersulit saat akan disimpan pada saku pakaian.
  • Jangan memaksa anak kunci yang sulit berputar saat digunakan untuk membuka atau menutup pintu karena akan mengakibatkan selek/dol anak kunci tersebut bahkan bisa mengakibatkan patahnya kunci. Bila pintu sulit untuk mengunci atau membuka pintu maka cobalah mengerak-gerakkan pintu ke atas atau ke bawah dengan mengangkat dan menurunkan daun pintu sambil memutar anak kunci, umumnya kejadian ini disebabkan oleh perubahan bentuk pintu menjadi sedikit melengkung akibat cuaca yang mengakibatkan tidak pasnya letak lubang pada kusen pintu dengan mata pengunci pada pintu.
  • Bila salah satu satu anak kunci patah atau hilang maka cepatlah membuat kunci cadangan untuk berjaga-jaga bila pada suatu saat ada anak kunci yang hilang lagi atau rusak.
  • Agar anak kunci lancar saat dimasukkan ke lubang kunci maka lumurilah anak kunci dengan minyak pelumas seperti: oli, atau minyak goreng, lalu masukkan ke lubang kunci dan cobalah diputar ke arah kiri dan kanan, hal ini berguna untuk mencegah karat pada anak kunci dan lubang kunci, lakukan kegiatan ini minimal seminggu sekali untuk menjaga kunci anda ada dalam kondisi siap pakai.
  • Hati-hatilah menyimpan kunci di sembarang tempat yang dapat mengundang orang lain untuk berbuat negatip dan hindarilah menitipkan kunci rumah kepada orang lain yang kurang dapat dipercaya, karena apa saja dapat terjadi bila kunci rumah berada di tangan orang lain.
TOP